Jum'at, 10 Nov 2017, 05:19 WITA | 403 Views

DITAMBAH : Penerbangan ke perbatasan akan mengalami penambahan 4 rute baru. 10 rute penerbangan sebelumnya dipastikan beroperasi hingga akhir Desember 2017.

JAKARTA - Melalui Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD) Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2017, subsidi ongkos angkut penerbangan perintis di wilayah perbatasan akan ditambah anggarannya sebanyak Rp 3,7 miliar.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengatakan, dana tambahan tersebut dialokasikan untuk mengakomodiasi frekuensi terbang dua bulan terakhir di tahun 2017, yakni bulan November dan Desember. 

“Insya Allah tanggal 16 November ini sudah bisa terbang 10 rute penerbangan ke perbatasan,” ujar Irianto.

Sebelumnya, dalam APBD Murni 2017 terdapat 9 rute penerbangan ke perbatasan. Namun, dipastikan Irianto, pada APBD perubahan, penerbangan yang beroperasi ke perbatasan menjadi 10 rute yakni Malinau-Long Sule.

Selain mengakomodasi frekuensi terbang untuk dua bulan yang tersisa, Gubernur juga menyebutkan, tambahan anggaran senilai Rp 3,7 miliar tersebut di dalamnya juga mengakomodasi untuk penambahan 4 rute baru.

“Pemerintah Provinsi menambah 4 rute baru pulang pergi. Ini berdasarkan permintaan masyarakat dan malihat perkembangan yang ada,” kata Irianto.

Proses penambahan subsidi penerbangan ini, lanjutnya, berdasar laporan dari Dinas Perhubungan, sekarang tengah proses tender. Ditargetkan, proses tersebut bisa difinalkan pekan ini. Dengan harapan penerbangan subsidi akan berlangsung sampai Desember nanti. 

Terhadap penerbangan awal Januari 2018 nanti, diharapkan Irianto tak ada jeda waktu yang panjang menunggu adanya lagi penerbangan subsidi. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penerbangan subsidi di awal tahun belum bisa berjalan karena menunggu selesainya proses lelang. 

Untuk diketahui, lelang subsidi penerbangan dilaksanakan Biro Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Harapan kami tahun depan tidak lagi mulai di Bulan Maret atau April. Kami upayakan bisa Januari mulai operasi lagi. Dengan catatan, APBD 2018 ditetapkan di awal-awal tidak menunggu sampai habis akhir Desember. Kalau APBD cepat ditetapkan, subsidi bisa dilakukan lebih dini,” kata Irianto. (humas)

 

//grafis//

Rute yang sudah Berjalan

  1. Nunukan - Long Layu (PP)
  2. Nunukan - Binuang (PP)
  3. Malinau - Long Nawang (PP)
  4. Malinau - Long Alango (PP)
  5. Malinau - Long Pujungan (PP)
  6. Tanjung Selor - Data Dian (PP)
  7. Tanjung Selor - Mahak Baru (PP)
  8. Malinau - Long Ampung (PP)
  9. Tanjung Selor - Long Ampung (PP)
  10. Malinau – Long Sule (PP)

Penambahan 4 Rute

  1. Tanjung Selor - Long Bawan,
  2. Tarakan - Long Bawan,
  3. Nunukan - Long Bawan,
  4. Malinau – Long Bawan. 
Berita Terkait
ASN Dituntut Sigap dan Responsif
Jum'at, 24 Nov 2017
kaltaraprov
Copyright © 2017 Website Resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Top
×