Jum'at, 14 Jul 2017, 05:09 WITA | 52 Views

SUDAH SIAP: Gubernur Kaltara Dr H Irianyo Lambrie saat meninjau kesiapan venue STQ Nasional di Tarakan, Kamis (13/07).

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menuturkan, berdasarkan hasil komunikasinya dengan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, belum dapat dipastikan apakah Presiden Joko Widodo akan menghadiri sekaligus membuka Seleksi Tilawati Quran (STQ) Nasional ke-24/2017 Provinsi Kaltara di Kota Tarakan pada 15 Juli nanti.

 “Menag belum bisa memastikan apakah Presiden bisa hadir. Karena, informasinya Presiden tiba tadi (Kamis, 13 Juli) di Balikpapan, sore pulang ke Jakarta,” kata Gubernur di sela peninjauan kesiapan pelaksanaan STQ Nasional ke-24/2017, Kamis (13/7).

Dikabarkan pula bahwa besar kemungkinan, Menag yang akan membuka STQ Nasional terakhir ini. “Kalau memang yang membuka Presiden, sedianya seminggu sebelumnya sudah ada tim advance dari Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) datang ke Tarakan untuk memastikan segala sesuatunya,” ungkap Irianto.

Persoalan pejabat yang membuka secara resmi perhelatan STQ Nasional ke-24/2017 itu, menurut Gubernur bukanlah hal prinsip yang menjadi perhatian Panitia Daerah STQ Nasional ke-24/2017. “Teknis acara itu, merupakan tanggung jawab Kemenag. Kita, sebagai tuan rumah bertindak sebagai penyelenggara teknis. Tugasnya, menyiapkan tempat, akomodasi dan lainnya. Jadi, pada prinsipnya kami hanya membantu Kemenag,” jelas Irianto sembari menuturkan bahwa kemungkinan Menag akan tiba di Tarakan pada Sabtu sore atau malam harinya.

Sementara itu, Kamis (13/7) siang kemarin, Gubernur meninjau persiapan akhir di arena atau venue untuk pelaksanaan STQ Nasional di Tarakan.

Empat lokasi yang akan dijadikan tempat penyelenggaraan, yaitu di Masjid Baitul Izzah Islamic Center, Masjid Agung Al‐Ma’arif di Kelurahan Selumit, Masjid At‐Taqwa di Kelurahan Sebengkok dan Masjid Darussa’adah di Kelurahan Kampung 1/Skip, ditinjau langsung oleh gubernur yang didampingi jajaran panitia daerah. “Alhamdullah semua sudah maksimal dan bagus persiapannya. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia, baik dari Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara maupun Pemkot (Pemerintah Kota) Tarakan. Semua catatan dan arahan yang saya sampaikan saat rapat pemantapan, telah dijalankan dengan baik," ujarnya usai melakukan peninjauan.

Informasi lain yang disampaikan Gubernur, untuk tamu Very  Very Important Personel (VVIP) yang bakal datang, menurut informasi dari Kemenag, sekitar 25 Duta Besar (Dubes) negara Islam telah diundang untuk menghadiri acara pembukaan STQ Nasional ke-24/2017. “Ini Menag yang konfirmasi, dan tamu VVIP menjadi tanggung jawab mereka. Persoalannya, apabila ada Dubes yang hadir, bisa menjadi masalah karena kita kekurangan hotel. Tapi, sampai saat ini, belum ada konfirmasi mengenai kehadiran Dubes negara Islam, jadi saya kira tak ada masalah,” ucapnya.(humas)

 

Berita Terkait
kaltaraprov
Copyright © 2017 Website Resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Top
×